Beranda Umum Flyover Rawa Panjang Terganjal Pembebasan Lahan

Flyover Rawa Panjang Terganjal Pembebasan Lahan

Bekasi.beritahu.co.id-  Pembangunan flyover simpang Rawapanjang dan simpang Cipendawa terancam meleset dari target yang telah ditentukan yakni akhir tahun ini. Pasalnya, pembangunan ke dua jalan tersebut terkendala dengan pembebasan lahan.

Progres pembangunan jalan tersebut hingga saat ini belum menginjak 50 persen. Berbagai persoalan melatarbelakangi kendala pembebasan lahan ini, diantaranya adalah terkait dengan status kepemilikan tanah dan pemilik tanah yang sulit untuk dihubungi.

Total luas lahan yang dibebaskan untuk flyover Cipendawa ini 1,1 hektar. Selama tahun 2018 lalu sudah berhasil dibebaskan seluas 2.000 meter, sisanya seluas 8.111 meter ditarget untuk selesai tahun 2019 ini.

Sementara dua bidang di sisi timur, sudah dalam proses Surat Perintah Membayar (SPM) tinggal menunggu proses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk membebaskan lahan. ”Nilai anggarannya sekitar Rp130 miliar untuk pembebasannya, karena luas dan harganya cukup tinggi,” tambah Usman.

Sementara untuk flyover Rawapanjang, dari data yang dihimpun oleh Radar Bekasi masih menyisakan enam bidang tanah seluas 400 meter persegi yang harus dibebaskan. Pembebasan lahan untuk pembangunan dua flyover tersebut menelan dana sebesar Rp171.145.000.000 pada tahun ini.

“Insyallah (selesai tahun ini), kalo saya sih selama masyarakat tidak ada yang menyampaikan sanggah dan sebagainya, sudah selesai, proses SPJ pembayaran, selesai insya allah,” tutup Usman.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumbar Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Widayat Subroto menjelaskan progress pembangunan kedua flyover tersebut terus berjalan. Saat ini untuk flyoverRawapanjang sudah mencapai 35 persen, sedangkan untuk flyover Cipendawa progress pengerjaan baru menginjak 25 persen.Sumber Radar news

 

 

 

 

 

Avatar
Redaksihttps://www.blogsederhana.com
Kami merupakan Situs Berita Online (daring)PT.Beritahu Media Teknologi

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Dapatkah Presiden Dimakzulkan karena Keluarkan Perppu KPK?

Bekasi.beritahu.co.id- Usulan penerbitan Perppu KPK oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditolak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Sebab, bisa jadi Perppu itu bisa berujung...

Pengungsi Wamena Butuh Sembako hingga Psikologi

Bekasi.beritahu.co.id - Pengungsi Wamena hingga kini mencapai 7.278 orang. Mereka tinggal di beberapa titik pengungsian. “Kalau siang hari, pengungsi (dipersilahkan) untuk mengecek rumahnya. Tapi...

Sejumlah pendemo ditetapkan Tersangka dalam Aksi Unjuk Rasa Menolak RUU Kontroversi

Bekasi.beritahu.co.id - Polri telah menetapkan puluhan tersangka perusuh yang sebagian di antaranya berstatus sebagai pelajar. Polisi juga mengidentifikasi keterlibatan kelompok anarko dalam aksi...

Ketika Pelajar ikut Demo

Bekasi.beritahu.co.id - Sehari setelah para mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya melakukan aksi di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, para pelajar melakukan aksi dengan tuntutan...

Revitalisasi Kali Kalimalang Siap Dikerjakan

Bekasi.beritahu.co.id - Revitalisasi dan penataan Kalimalang Kota Bekasi mulai dikebut pekan depan. Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bekasi , telah melakukan peletakan batu...